Selasa, 10 Desember 2013

Kebebasan


Waktu itu... aku sedang duduk menunggu adikku di lobby hotel Maharani Mampang Jakarta... Niatnya dia mau nganter aku jalan-jalan setelah dia “memaksaku” liburan di Jakarta.
Sendiri … bengong…. Sebel  juga sih…
Sekitar setengah jam aku melamun sambil memandangi orang-orang keluar masuk hotel…  berjalan cepat dan terburu-buru. Hari itu memang bukan hari libur atau bulan-bulan dimana banyak orang berlibur. Jadi Jakarta tetep aja bising, berisik dan panas. Semua orang berjalan cepat dan tidak peduli dengan apa yang ada disekitarnya. Aku menghela nafas.. setidaknya hari ini atau beberapa hari ini aku memang bebas… bebas melakukan apa yang aku mau… setelah sekian waktu terbelenggu rutinitas yang capek dan menjemukan. Hari ini kau males berfikir berat, dan pengen cari kesenangan. Ya.. aku pengen bebas.. sejenak melupakan pekerjaan !! 

Kata Bebas ini juga yang mengusik pikiranku kemudian. Bebas yang seperti apa ya ? Jika semua orang boleh bebas dan melakukan apa yang mereka mau ? Membuat aturan untuk dirinya sendiri, atau boleh berada dimana saja meskipun itu bukan ditempatnya ? Apakah ini kebebasan atau justru kekacauan…?
Kebebasan sering disalah artikan sebagai melakukan sesuatu menurut keinginan pribadi kita. Insting kita ini sebenarnya maunya melakukan apa saja tanpa berfikir akibatnya. Dan ini pasti lebih menyenangkan, lebih menguntungkan dan lebih memudahkan daripada harus mentaati disiplin. Padahal kita tidak akan bisa sukses tanpa disiplin.Memahami manfaat dari nilai-nilai disiplin memang nggak mudah.

Ada sebuh kisah tentang seorang anak yang tengah bermain laying-layang dengan ayahnya.
Anak itu bertanya “Ayah apa yang membuat layang-layang itu terus naik ke angkasa ?”
Sang ayah menjawab, “ Benangnya”.
Si anak bertanya lagi, ”Apakah benang itu juga yang menahan layang-layang itu supaya tidak jatuh ?”
Si ayah kemudian menyuruh anaknya memperhatikan yang dia lakukan.
Diambilnya gunting lalu dipotongnya tali yang mengikat layang-layang itu.. putus..!! dan layang-layangpun jatuh ke tanah.

Seperti itulah kehidupan kita. Karena terkadang hal-hal yang menurut kita menahan kita, ternyata merupakan hal-hal yang membuat kita terbang.


*image source : kompasiana.com

Rasa Takut




Setiap manusia sudah pasti memiliki ketakutan
Kadangkala ketakutan yang berlebihan sering disebut Phobia.Saya Phobia ketinggian.. Saya juga phobia berada di tempat asing pada malam hari, apalagi dengan orang-orang asing. Ada juga orang phobia binatang melata.. phobia karet gelang.. phobia ini.. phobia itu…
Tapi bagaimana melawan rasa takut itu ?
Keponakan saya bernama Anya, umurnya waktu itu 3 tahun… dia pemberani sekali. bahkan ketika berada di ruangan yang gelap. Namun tiba-tiba ketika mati lampu… dia lari ketakutan. Ketika ditanya bapaknya kenapa lari ? Jawabnya ..
“Takut gelap” (padahal sebelumnya dia sama sekali tidak takut gelap).
Bapaknya bertanya lagi “Kenapa takut gelap?”
Anya  menjawab “Takut ada setan”  
Sang Bapak terus mengejar dengan pertanyaan “Kenapa takut ada setan ?”
Anya dengan polos menjawab “Kata mas Gaza (temannya yang berumur 6 tahun)   setan itu bikin takut”.

Anya nggak ngerti kenapa harus takut gelap, kenapa harus takut setan, padahal dia juga nggak paham setan itu seperti apa. Namun dalam paradigma yang kebetulan masuk lewat cerita temannya ,sudah terlanjur tertanam bahwa gelap dan setan itu bikin takut.
Itu adalah ilustrasi kecil yang mungkin juga terjadi di sekitar kita.

Orang sukses itu tidak mencari keajaiban atau jalan pintas atau memilih tugas-tugas ringan. Namun mereka mencari keberanian dan kekuatan untuk mengatasi kesulitan-kesulitan. Mereka melihat pada apa yang masih ada daripada apa yang sudah hilang. Mengharap saja nggak mungkin bisa membuat impian jadi kenyataan. Tapi harus didukung kepercayaan dan keyakinan. Keberanian & watak adalah perpaduan yang hebat untuk sukses. Inilah yang membedakan antara yang biasa dengan yang luar biasa.Jika pikiran kita dipenuhi oleh rasa berani, rasa takut akan terlupakan dan kita dapat mengatasi hambatan-hambatan. Berani tidak sama dengan bebas rasa takut, tapi berani adalah mengatasi ketakutan.

*google image : stepstoovercomefear.com*

The Praying Hands



Sekitar tahun 1490 ada dua orang pemuda yang bersahabat bernama ALBRECHT DURER dan FRANZ KNIGSTEIN. Mereka adalah dua seniman muda yang tengah berjuang bekerja sambil belajar seni, karena keduanya sama-sama miskin. Pekerjaan akhirnya menghabiskan seluruh waktu mereka dan perkembangan seni mereka jadi lambat. Akhirnya mereka membuang undi untuk menentukan siapa yang akan bekerja lebih dulu untuk membiayai yang lain. Albrecht menang dan mulai belajar melukis, sementara Franz bekerja mati-matian untuk membiayai kehidupan mereka. Albrecht berjanji kelak jika dia sukses, dia akan membiayai Franz untuk belajar melukis juga.

Albrecht kemudian pergi ke kota-kota di Eropa untuk belajar. Dia sukses karena berbakat dan jenius. Setelah meraih sukses, dia kembali untuk menepati janjinya pada Franz. Tetapi ternyata Franz bekerja terlalu keras untuk membiayai sahabatnya, sehingga diapun harus membayar mahal. Jari-jari Franz yang dulu ramping dan sensitive itu kini kaku dan bengkok. Ia tidak bisa lagi menggores kuas untuk melukis dengan indah. Namun meskipun impian untuk menjadi seniman tidak pernah bisa terwujud, dia tidak kecewa, Franz justru bersuka cita atas kesuksesan sahabatnya.

Suatu hari Albrecht datang tanpa memberitahu Franz, dia melihat sahabatanya itu tengah berdoa dengan melipat jari-jarinya yang bengkok. Diam-diam Albrecht Durer yang jenius itu membuat sketsa jari yang terlipat milik Franz, dan dilukisnya menjadi sebuah mahakarya yang hebat, yang kemudian dikenal sebagai lukisan "SEPASANG TANGAN YANG BERDOA" (Praying Hands)
 
Lukisan Albrecht Durer itu dipajang sebagai mahakarya hebat yang menceritakan kisah mengharukan tentang kasih, pengorbanan, kerja keras dan ucapan syukur. Karya ini juga mengingatkan banyak orang bahwa mereka pun dapat menemukan penghiburan, dorongan dan kekuatan.


Notes : 


Dalam sebuah buku kecil berjudul "A Gift of Sunshine For a Friend's Heart" karya Alice Gray, saya temukan kisah ini, buku yang berisi kumpulan kisah-kisah inspiratif.. benar-benar memberikan pencerahan baru, salah satunya adalah kisah The Praying Hands ini.


*google image taken from : http://en.wikipedia.org*

Selasa, 03 Desember 2013

Menggantung Kaus Kaki Natal


Kalo kamu nonton TV atau melihat di majalah-majalah  di negara Eropa dan Amerika, menggantungkan kaus kaki natal di dekat perapian sepertinya menjadi tradisi atau sekedar hiasan yang selalu mewarnai Natal. Di Indonesia tradisi  ini memang jarang ditemui kecuali sebagai hiasan saja. Tapi di negara-negara Eropa dan Amerika  tradisi ini masih terus berlanjut terutama di kalangan anak-anak. Menggantung kaus kaki Natal berasal dari Inggris  karena Bapak Natal atau dikenal sebagai Santa Claus  pernah menjatuhkan beberapa koin uang emas waktu turun dari cerobong asap. Koin-koin itu jatuh melalui jeruji besi tempat batu bara di perapian dan akan hilang jika tidak masuk kedalam kaus kaki yang sedang dijemur. Sejak saat itulah anak-anak menggantungkan kaus-kaus kaki dengan harapan menemukan banyak hadiah didalamnya. Sebenarnya penggantungan kaus kaki di dekat perapian ini berawal dari Santo Nikolaas yang secara diam-diam menjatuhkan sekantong emas melalui jendela kedalam rumah seorang pria miskin yang tidak mampu membayar mas kawin untuk menikahkan putri-putrinya dan Koin emas itu tidak sengaja masuk kedalam kaus kaki yang sedang dijemur di dekat perapian. Pria miskin itu tahu siapa yang melempar sekantung emas  namun Santo Nikolaas memintanya untuk tidak menceritakan pada siapapun.  Namun berita itu tetaplah menyebar. Hingga akhirnya setiap ada orang yang menerima hadiah yang tidak jelas pengirimnya, orang akan mengingat Santo Nikolaas.  Akhirnya kaus-kaus kaki berperan sebagai legenda,  jika anak gadis bungsu menjemur kaus kakinya di dekat perapian, pada waktu itu Santo Nikolaas akan melempar kantong emas ke dalam kaus kaki itu.

Dan dari sinilah tradisi itu dimulai


source image : irishtimes.com

Kapan Kartu Natal Muncul ?


Kartu natal pertama dibuat pada tahun 1843. Ketika anak-anak sekolah di Inggris membuat kartu-kartu mereka sendiri dan saling mengirimkannya satu sama lain sebelum tahun ini.  Kartu formal pertama didesign pada tahun 1843 oleh J.C. Horsley di Inggris. Kartu ini masih menggunakan litograf pada karton gelap. Gambar dalam kartu ini memperlihatkan sebuah pesta yang dihadiri oleh orang-orang dewasa dan anak-anak  dengan gelas anggur yang terangkat untuk ‘toast’  dengan kata-kata “Merry Christmas and a happy New Year to you “ . Gambar ini dicetak berwarna. Namun karena biaya pengiriman kartu pada saat itu murah,  maka kebiasaan itu menyebar dengan cepat.


source image : google

Permen Tongkat Natal (Candy Cane)



Pernahkah  melihat sebentuk permen atau hiasan yang sangat khas di hari Natal. Permen itu berbentuk tongkat gembala, biasanya berwarna putih bergaris-garis merah. Itulah yang disebut Permen Tongkat Natal. Tradisi munculnya permen itu bermula saat seorang pembuat permen di Indiana ingin menciptakan permen yang dapat menjadi saksi atas makna sejati Natal. Yaitu kelahiran, pelayanan sekaligus kematian Yesus  Kristus. Jadi ia pun memulai usahanya dengan membuat permen berbentuk tongkat putih yang keras. Warna putih menyimbolkan kelahiran Yesus,  sementara ‘keras’ menggambarkan keteguhan dari sang Batu Keselamatan. Pencipta permen ini memilih bentuk tongkat yang menyerupai huruh ‘J’  yang merupakan inisal nama Jesus. Selain itu bentuknya juga menyimbolkan tongkat gembala yang baik.  Selanjutnya ia melihat bahwa penampilan permen itu masih sangat biasa, jadi ditambahkannya garis-garis merah besar dan kecil mengelilingi tongkat itu. Garis-garis itu melambangkan bilur-bilur Yesus saat disiksa, sedangkan garis-garis besar yang lebih lebar menggambarkan darah Kristus yang tercurah di kayu salib. Untuk itulah setiap melihat permen tongkat Natal ...ingatlah kesaksian yang ada di balik proses pembuatannya.


image source :  http://citybuzz.com

Tukar Menukar KADO Natal




Setiap Natal tiba  kita sering berharap-harap bakal dapat kado natal kan ?  Sebenarnya gimana sih awal mula tradisi tukar menukar kado terjadi. Kebiasaan tukar menukar kado pada sanak saudara atau teman-teman pada hari khusus bermula di Romawi Kuno dan Eropa Utara. Di daerah itu orang-orang memberikan hadiah pada satu sama lain sebagi bagian dari perayaan akhir tahun. Pada tahun 1100 dibanyak negara-negara Eropa, Santo Nikolaas yang kemudian dikenal sebagai Santa Claus menjadi lambang usaha saling memberi. Menurut legenda.... Santo Nikolaas membawa hadiah-hadiah untuk anak-anak pada malam sebelum ulang tahunnya  yaitu tanggal 6 Desember. Tokoh-tokoh yang bukan dari keagamaan diberbagai negara setelah reformasi  kemudian menggantikan Santo Nikolaas. Dan pada tanggal 25 Desember menjadi hari untuk tukar menukar kado. Dan akhirnya di Amerika Serikat kembali berkembang menjadi Santa Claus yang datang membawakan hadiah untuk anak-anak. Naacchhh...udah persiapan ngasih kado Natal buat orang tercinta belum ?


source image : http://www.sheknows.com

Apa itu MISTLETOE ?



Di Indonesia.. Mistletoe emang jarang digunakan sbg dekorasi Natal.. bahkan mungkin banyak yang nggak ngerti apa itu Mistletoe...karena tanaman ini mungkin tidak ada di Indonesia.
Mistletoe adalah salah satu jenis parasit yang tidak memiliki akarnya sendiri dan hidup menempel pada pohon lain. Mistletoe dianggap keramat oleh orang-orang Eropa kuno  dan orang celtic menganggap daun itu memiliki kekuatan sbg penyembuh yang ajaib. Bangsa Norwegia memiliki mitos simbolik yang indah tentang mistletoe. 
Dikisahkan Mistletoe adalah tanaman milik Frigga dewi cinta dan ibu Balder sang dewa matahari musim panas . Suatu ketika Balder  bermimpi tentang kematian  yang membuat ibunya khawatir karena jika Balder mati  maka kehidupan di bumi pun akan musnah.  Untuk itu ia pergi menjumpai udara,  api, air, bumi dan setiap binatang maupun tanaman, untuk membuatnya berjanji tidak akan ada musibah  yang menimpa putranya. Namun Balder punya satu musuh yaitu Loki, si dewa setan yang tahu bahwa ibu Balder lupa dan melewatkan tanaman Mistletoe  untuk menjaga keselamatan anaknya. Loki kemudian membuat ujung mistletoe sebagai panah lalu menusuk Balder hingga tewas. Langit menjadi kelabu dan semua yang ada di bumi dan di surga menangis meratapi Balder sang dewa matahari itu. Selama 3 hari  setiap elemen di bumi berusaha membuat Balder hidup kembali.  Dan akhirnya airmata Frigga si pemilik Mistletoe dan ibunya berubah menjadi buah berri yang putih seperti mutiara pada tanaman mistletoe dan berhasil menghidupkan Balder kembali. Dan karena bahagia Frigga kemudian mencium siapa yang lewat di bawah pohon dimana daun mistletoe tumbuh. Cerita ini berakhir menjadi kepercayaan  bahwa barang siapa yang berdiri di bawah mistletoe  tidak akan dilukai atau tertimpa kemalangan  namun akan mendapat ciuman sbg tanda cinta. Semangat mitos lama ini kemudian diterjemahkan ke dalam cara pandang dan berfikir Kristiani  dan menerima mistletoe sebagai lambang dan tanda bahwa Cinta mengalahkan kematian. Mistletoe menjadi lambang dari Pohon Kehidupan  dan mengaitkan dengan kelahiran Kristus yang suci.


image source : google

Kisah Pohon NATAL


Pohon Natal selalu mewarnai setiap hari Natal.. terutama saat bulan Desember.. Pohon Cemara yang dihias warna warni itu selalu jadi pajangan utk memeriahkan Natal... tapi siapa tahu...asal nya pohon cemara dipakai sebagai pohon Natal ?
Ini ada beberapa versi Kisah Pohon Natal

1. Konon..Legenda Pohon Natal ini berkisah tentang Martin Luther... seorang reformis Gereja  dan pendiri aliran Protestan . Suatu hari ia sedang jalan-jalan mengitari hutan di malam natal. Ketika sedang berjalan...tiba-tiba ia terpesona oleh keindahan taburan bintang di angkasa yang bersinar diantara pohon cemara. Karena saking terpesonanya, Martin Luther menebang pohon itu dan membawanya pulang...Dan untuk mendapatkan keindahan yang serupa dari sinar bintang yang dilihatnya di hutan,  ia menempatkan lilin-lilin di semua cabangnya

2. Lain kisah tentang Pohon Natal versi Martin Luther. Lain lagi yang terjadi di Jerman. Pohon yang digunakan secara khusus untuk merayakan Natal sekitar tahun 1600 ini, didekor dengan kertas-kertas dan pita –pita berwarna warni, selain itu juga dihiasi dg mainan kecil, makanan dan lilin. Tradisi ini dibawa seiring dengan perpindahan migrasi mereka ke negara lain. Ketika memasuki tahu 1900-an, banyak pohon Natal yang dihiasi dengan popcorn, kartu dan gambar buatan sendiri,  kapas untuk memberi kesan salju, lalu ditempelkan juga permen  dan kadang bola kaca. Sementara lilin akhirnya digantikan dengan lampu elektrik yang digunakan 3 tahun setelah Thomas Alfa Edison mendemonstrasikan lampu listrik penemuannya di tahun 1879. Namun lampu-lampu Natal tsb pada awalnya merupakan buatan tangan yang cukup mahal harganya.

3. Salah satu kisah tentang pohon Natal adalah cerita tentang Santo BONIFASIUS, seorang biarawan Inggris yang berperan dlm organisasi Gereja Katolik di Perancis dan Jerman. Suatu hari ketika ia sedang berjalan-jalan  ia melihat sekumpulan orang-orang yang belum beriman mengelilingi sebuah pohon OAK dan mereka mengurbankan seorang anak kecil kepada Dewa Tor. Untuk menghentikan perbuatan itu Santo Bonifasius menumbangkan pohon itu dengan satu kali pukulan.  Dan dari tempat pohon itu tumbuh sebatang pohon cemara kecil. Santo berkata kepada para pemuja dewa tsb bahwa pohon cemara kecil adalah pohon kehidupan dan menunjukkan hidup abadi Kristus.  Sejak itulah pohon cemara menjadi simbol Natal untuk menunjukkan Hidup Abadi Kristus.


image animas source : google

RUDOLPH The Red Nose



Masih ingat kisah Sinterklas naik kereta salju yang ditarik rusa-rusanya ?  Salah satu rusa Sinterklas yang terkenal bernama Rudolph yang digambarkan berhidung merah atau yang keren di sebut Rudolph The Red Nose. Asal muasal Rudolph si hidung merah ini ternyata dibuat oleh Montgomery World Department Stores. Rudolph mulai ada pada tahun 1939, ketika perusahaan Montgomery Word di Chicago minta salah satu penulis mereka, Robert L. May yang berusia 34 tahun, membuat cerita natal yang bisa diberikan kepada pengunjung  sebagai salah satu sarana promosi.  Sebelumnya yang digunakan sebagai strategi adalah membeli dan membagikan buku mewarnai untuk Natal setiap tahunnya. Sementara wujud Rudolph ini sebenarnya berdasarkan karakter dari buku Ugly Duckling.

image source: google


Who is SINTERKLAS ?

Natal sebentar lagi tiba... pernak-pernik Natal sudah mulai menghias banyak tempat. Gereja-gereja, pertokoan, rumah-rumah... waaahhh...meriah... Tapi ada satu tokoh Perayaan Natal yang sangat khas, sehingga bisa membuat perayaan semakin meriah dan menarik.. terutama bagi anak-anak. Sinterklas atau sering disebut juga Santa Claus.. Tapi pernahkah kita terpikir... siapa sebenarnya Sinterklas itu.. dan dari mana asalnya ?

Kisah tentang siapa Sinterklas juga banyak versinya....
Santa Claus atau Sinterklas punya nama asli Nicolaas, yang lahir 6 Desember tahun 280 sesudah Masehi di Patara tidak jauh dari Myra Turki. Ayahnya bernama Ephiphanius dan Ibunya Nanna. Nicolaas di tahbiskan menjadi pastor pada usia 18 tahun.  Namun karena sifat belas kasihnya yang besar untuk membela umat dan fakir miskin, akhirnya pastor Nicolaas diangkat menjadi Uskup. Banyak cerita berkembang menjadi legenda tentang Uskup Nicolaas yang penuh kasih ini, salah satunya adalah bagaimana ia berdoa sekuat tenaga untuk bisa meredakan kapal yang didera angin ribut di lautan hingga akhirnya Nicolaas dianggap sebagai orang suci atau Santo Nicolaas. Para imigran kemudian membawa Bapa Natal atau Santo Nicolaas ini ke Amerika Serikat, kemudian namanya lambat laun berubah menjadi Santa Claus atau Sinter Claas, seorang laki-laki gendut berjanggut putih yang mengenakan baju merah dan ikat pinggang besar.  Dan menjadikannya seorang pria tua yang riang dan berpipi merah dan sinar di matanya. Santa Claus kini menjadi mitos yang diceritakan tinggal di kutub utara, tempat dimana ia membuat mainan sepanjang tahun ditemani kurcaci-kurcaci kecil dan mengendarai kereta salju yang ditarik rusa. Nach…itulah Sinter Claas atau Santa Claus. Mau dong dapat hadiah dari Sinterklas …!!


image source : google


Minggu, 10 November 2013

Butterfly in a season




sourceimage : google


Did you know ...
Life is so beautiful ...
Morning with warm sunshine
During the day with a smile and a laugh
Night with sparkling moon and stars

Life is also full of color
Such a beautiful body you were so charming
Being able to fly around the sky
Alighted from one flower to another flower

But do you realize
Your life is very short
There was a time, when the beauty you will not be seen again
But that's how life is spinning ..
But It is no upset
while you're still there, so always smile ... fly away... spread your beautiful wings
and tell the world ...
That, you are a very beautiful creation

Mimpi Yang Bersambung

Setiap kita terlelap dalam tidur.. biasalah kalau kita bermimpi.. ada mimpi yg bisa diingat.. namun ada yang hilang dan terlupa saat ki...